Sains Zaman Prasejarah

by - Oktober 24, 2012



Menurut Boer Jacob (1968) perkembangan sejarah fisika dibagi ke dalam 5 (lima) periode yaitu:
» Periode 1 (Antara zaman purbakala s.d. 1500) Belum adanya eksperimen yang sistematis dan kebebasan dalam mengadakan percobaan.
» Periode 2 ( Sekitar 1550 – 1800) Perkembangan Fisika berdasarkan Metode Eksperimen yang dapat dipertanggungjawabkan,  diakui, dan diterima sebagai persoalan yang ilmiah.
» Periode 3 (Periode singkat, 1800 – 1890) Berkembangnya Fisika Klasik yang meletakkan dasar fisika kuantum.
» Periode 4 (Tahun 1887 s.d. 1925) Adanya fenomena mikroskopis (elektron dll). Teori Klasik semi moderen, Teori Kuantum masih terkait fisika klasik (the old quantum mechanics).
» Periode 5 (Tahun 1925 s.d. sekarang) Fenomena mikroskopis revolusioner, dibuat teori baru yang tidak terkait Fisika Klasik (The new quantum mechanics).
Ilmuwan yang terkenal pada zaman ini di antaranya adalah sebagai berikut :
Thales (± 625-545 s.M)
Pythagoras (578? – 510 s.M)
Democritus (±470 – ±400 s.M)
Aristoteles (382 – 322 s.M)
Hippocrates & Euclid (±335 – 275 s.M)
Archimedes (287 – 212 s.M), dan
Eratosthenes (276 s.M - 194 s.M)
v  Perkembangan Ilmu dalam Zaman Pertengahan
Pada masa ini ada beberapa Ilmuwan-ilmuwan Muslim yang terkenal seperti berikut ini:
Jabir Ibn Hayyan (721-815 M) terkenal dalam Pengetahuan Kimia dan obat-obatan
Al-Razi (865-925 M)
Ibnu Sina (980-1037 M) adalah ahli ilmu Kedokteran
Ibn al-Haytham (965-1038 M) terkenal dalam Ilmu Penglihatan.
·         Perkembangan dalam Zaman Kontemporer (Abad ke-20 hingga Sekarang)
Ilmuwan pada zaman ini di antaranya
Ø  LINUS PAULING (1953) dengan puncak karyanya dalam pemodelan fisik DNA
Ø  JAMES D. WATSON, FRANCIS CRICK, dan ROSALIND FRANKLIN menjelaskan struktur dasar DNA, bahan genetik untuk mengungkapkan kehidupan dalam segala bentuknya.
Ø  Pada tahun 1925, WERNER HEISENBERG dan ERWIN SCHRÖDINGER memformulasikan mekanika kuantum yang menjelaskan teori kuantum sebelumnya.
EDWIN HUBBLE pada tahun 1929 mengamati  bahwa kecepatan di mana galaksi surut berkorelasi positif dengan jarak yang mengarah pada pemahaman bahwa alam semesta mengembang.
Ø  Perumusan teori Big Bang oleh GEORGES LEMAITRE
Ø  Di bidang Geologi yang paling fenomenal adalah teori pergeseran benua oleh ALFRED WEGENER.




You May Also Like

0 komentar